<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="https://repository.stikespemkabjombang.ac.id/items?output=omeka-xml&amp;page=5" accessDate="2026-10-22T11:44:44+00:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>5</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>1302</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1312" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5261">
                <text>ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI USIA 6 BULAN YANG DIBERIKAN MPASI DI BPM KUNTI, SST DESA GAMBANG KECAMATAN GUDO KABUPATEN JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5262">
                <text>Pengetahuan ibu merupakan penentu perilaku pemberian MPASI yang baik kepada bayi, namun pada kenyataannya sebagian ibu di Indonesia belum mengetahui cara pemberian dan waktu pemberian MPASI yang tepat pada bayinya. Waktu pemberian MPASI merupakan faktor dominan penentu asupan gizi bayi..Pemberian MPASI yang terlambat menyebabkan resiko gizi buruk dan gizi kurang sehingga berakibat buruk bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Penelitian bertujuan melakukan asuhan kebidanan pada bayi usia 6 bulan dengan pemberian MPASI. Metode penelitian adalah studi kasus mengeksplorasi masalah asuhan kebidanan pada bayi 6 bulan dengan pemberian MPASI menggunakan dua pasien dengan masalah yang sama yaitu ibu yang mempunyai bayi berusia 6 buan tidak mengerti cara pemberian MPASI. Lokasi penelitian di BPM Kunti, SST desa Gambang Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang, waktu penelitian 22 hari mulai tanggal 02 April- 23 April. Cara pengumplan data teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisk bayi dan studi dokumentas. Hasil asuhan kebidanan selama 22 hari ibu memahami, pemahaman ibu dapat ditingkatkan dengan metode pre test dan post test. Setelah dilakukan penimbangan pada kasus 1 peningkatan berat badan sebanyak 485 gr. Sedangkan pada kasus 2 penigkatan berat badan sebanyak 890 gr. Pada kasus 2 pasien menalami nafsu makan berlebih dan selalu menambah pemberian MPASI melebihi porsi, padahal awal penelitian nafsu makan bayi biasa. Pada kedua pasien dilakukan cek perkembangan hasilya sesuai. Ibu pasien dapat memahami cara pengolahan dan cara pemberian MPASI sesuai jumlah bagi bayinya, serta memahami cara pembacaan KMS, mementingkan kebutuhan nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan bayi sehinga status gizi bayi baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci : bayi, enam bulan, MPASI</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5263">
                <text>AISYAH &#13;
NIM. 151003001 &#13;
PRODI DIII KEBIDANAN &#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5264">
                <text>SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN STIKES  PEMKAB JOMBANG </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5265">
                <text>2018</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1311" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5256">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OP FRAKTUR EKSTERMITAS BAWAH DENGAN MASALAH NYERI AKUT DI RSUD JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5257">
                <text>Nyeri pada pasien post op jika tidak segera ditangani mengakibatkan proses rehabilitasi pasien akan tertunda, hospitalisasi pasien menjadi lebih lama, tingkat komplikasi yang tinggi dan membutuhkan lebih banyak biaya. Bila nyeri tidak ditangani secara benar maka berdampak nyeri akut menjadi kronis yang merupakan permasalahan besar dan sulit ditangani, karena terjadi perubahan ekspresi dari saraf-saraf. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pasien post op fraktur ekstremitas bawah dengan nyeri akut di Ruang Yudistira RSUD Jombang. Metode penelitian adalah studi kasus asuhan keperawatan yang dilakukan pada 2 pasien post op fraktur ekstermitas bawah dengan nyeri akut, jenis kelamin perempuan, umur 70 - 75 tahun. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan validitas pada pasien, keluarga dan petugas kesehatan. Analisa data dan penyajian data dalam bentuk table dan narasi. Hasil penelitian masalah nyeri akut post op berhubungan dengan agen pencedera fisik teratasi pada partisipan 1 dan 2 di buktikaan dengan skala nyeri 6 menjadi skala nyeri 3 pada hari ke tiga. Keberhasilan penatalaksanaan masalah nyeri akut dipengaruhi oleh kepatuhan dalam istirahat, minum obat, dan penerapan teknik kompres hangat. Diharapkan pada perawat untuk memberikan pendidikan kesehatan pada pasien fraktur tentang latihan rentang gerak sendi pada pasien sebagai kegiatan intervensi keperawatan dirumah sakit untuk meningkatkan pengetahuan pasien dalam melakukan latihan rentang gerak sendi post operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Fraktur Ekstermitas Bawah, Nyeri Akut</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5258">
                <text>FANNI NINDIYA ENDIKA FERTAMA&#13;
192102010&#13;
PRODI D-III KEPERAWATAN&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5259">
                <text>SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PEMKAB JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5260">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1310" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5250">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN MASALAH HARGA &#13;
DIRI RENDAH PADA ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI &#13;
GANGGUAN JIWA DI DESA PUTON&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5251">
                <text>harga diri rendah, skizofrenia&#13;
 </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5252">
                <text>Harga diri rendah adalah suatu kondisi individu yang menilai dirinya tidak mempunyai&#13;
kemampuan positif. Dan apabila tidak segera ditangani akan menimbulkan masalah lain&#13;
seperti kebiasaan mengurung diri. Tujuan dari penelitian studi kasus ini untuk memberikan&#13;
asuhan keperawatan keluarga dengan masalah harga diri rendah pada salah satu anggota yang&#13;
mengalami gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan subjek 2&#13;
keluarga yang salah satu anggotanya mengalami harga diri rendah. Penelitian dilakukan di&#13;
wilayah kerja Puskesmas Cukir selama 2 minggu dengan 6 kali kunjungan. Proses&#13;
pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari&#13;
penelitian didapatkan SP 1-4 masalah teratasi ditandai dengan keluarga mampu merawat&#13;
anggota yang sakit dan dapat mempraktekkan intervensi yang telah diberikan peneliti, klien 1&#13;
sudah mau berinteraksi dengan orang lain dan tampak melamun berkurang. Sedangkan hasil&#13;
dari penelitian Klien 2 SP 1-4 keluarga masalah teratasi ditandai dengan keluarga mampu&#13;
menjelaskan tentang penyebab dan tanda gejala gangguan jiwa serta keluarga mampu&#13;
mempraktekkan intervensi yang telh diberi peneliti. Klien 2 sudah tidak tampak cemas.&#13;
Kedua klien mampu melakukan aktivitas harian sesuai jadwal yang telah dibuat. Perbedaan,&#13;
klien 1 lebih cepat teratasi karena dukungan keluarga yang konsisten dalam menerapkan&#13;
intervensi, sedangkan klien 2 lebih lambat karena keluarga terkadang tidak konsisten dalam&#13;
menerapkan intervensi. Kesimpulan, diharapkan keluarga bisa menjalankan salah satu lima&#13;
tugas keluarga yaitu meningkatkan kesehatan dengan memanfaatkan fasilitas yang ada serta&#13;
menerapkan edukasi yang telah diberikan peneliti. Dan diharapkan keluarga juga selalu&#13;
memberi support atas kemampuan positif klien, lebih sabar dalam merawat klien</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5253">
                <text>NANDA DEWI MASITOH &#13;
202202013 &#13;
Prodi Diploma Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5254">
                <text>Stikes Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5255">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1309" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5244">
                <text>ASUHAN KEBIDANAN PADA NY.S UMUR 23 TAHUN  &#13;
DI PMB EKA MAMIK FARIDA AMD.Keb, DESA BRODOT, &#13;
KECAMATAN BANDARKEDUNGMULYO, KABUPATEN JOMBANG&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5245">
                <text>Persalinan, Nifas, BBL, continuity Of Care, Asuhan kebidanan,&#13;
Primigravida.  </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5246">
                <text>Ibu bersalin yang sulit beradaptasi dengan rasa nyeri persalinan dapat&#13;
mengakibatkan perpanjangan kala 1, sering terjadi pada ibu primigravida. Oleh&#13;
karena itu pendampingan pada ibu bersalin primigravida sampai nifas sangat&#13;
diperlukan untuk kesehatan ibu dan anak. Tujuan asuhan kebidanan ini dilakukan&#13;
untuk melakukan pendampingan selama bersalin, BBL, dan nifas. &#13;
Pendekatan yang digunakan studi kasus ini Continuity Of Care dengan&#13;
G1P0000 dimulai UK 36 minggu 1 hari KSPR 2, yang dilakukan 14x kunjungan,&#13;
setiap kunjungan data yang didapatkan melalui wawancara pasien serta suami/&#13;
keluarga, pemeriksaan / observasi, buku KIA dan memberikan KIE yang&#13;
dilakukan secara langsung mulai dari kehamilan TM III sampai masa nifas&#13;
dimulai 26 maret 2023 – 18 mei 2023 di PMB Eka Mamik Farida Amd.Keb&#13;
Hasil Studi kasus, Kehamilan dengan Hb rendah, menganjurkan ibu untuk&#13;
mengkonsumsi buah bit untuk menaikkan Hb dan gymball untuk mampu&#13;
mengurangi nyeri punggung. Persalinan normal tanpa penyulit, berkolaborasi&#13;
memijat  induksi persalinan untuk memperbaiki kontraksi agar semakin lama dan&#13;
sering, berkolaborasi Hypnobirthing untuk mengurangi tingkat kecemasan, dan&#13;
melakukan birthball untuk rasa nyeri dan mempercepat persalinan. Nifas dalam&#13;
keadaan normal, melakukan teknik Finger Hold untuk mengurangi nyeri dan&#13;
melakukan screening EPDS untuk deteksi dini postpartum. BBL usia 3 hari&#13;
tampak icterus kremer II, memberikan ASI ekslusif sesering mungkin dan&#13;
menjemur bayi dipagi hari, dilakukan observasi BBL berusia 7 hari tidak tampak&#13;
icterus. &#13;
Studi kasus ini diharapkan dapat memberikan inovasi kepada bidan,&#13;
menggunakan metode birthball saat persalinan untuk mengurangi rasa nyeri dan&#13;
mempercepat persalinan, dan melakukan deteksi dini depresi postpartum&#13;
menggunakan screening EPDS ( Edinburg Postnatal Depression Scale). Selain itu&#13;
pada peneliti lainnya dapat dijadikan salah satu referensi dalam memberikan&#13;
asuhan. &#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5247">
                <text>SHEVIA NITALANA) &#13;
NIM : 201503012 &#13;
Prodi Diploma Kebidanan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5248">
                <text>Stikes Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5249">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1308" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5238">
                <text>ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA MASA KEHAMILAN,&#13;
BERSALIN, BAYI BARU LAHIR DAN NIFAS</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5239">
                <text>Persalinan, Nifas, Bayi baru lahir (BBL)&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5240">
                <text>Asuhan Komprehensif adalah asuhan yang diberikan oleh bidan dari masa&#13;
kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan sampai ibu memutuskan menjadi&#13;
akseptor KB yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas untuk&#13;
mencegah terjadinya kematian ibu dan bayi khusunya pada ibu primigravida yang&#13;
belum mempunyai pengalaman. Asuhan kebidanan secara komprehensif dilakukan&#13;
untuk mencegah secara dini terjadinya komplikasi pada kehamilan, persalinan, bayi&#13;
baru lahir, nifas dan KB.&#13;
&#13;
Pendekatan yang dilakukan adalah dengan metode study kasus yang&#13;
menggunakan teknik triangulasi data yang didapatkan saat kunjungan dengan&#13;
melalui wawancara pasien serta suami/keluarga, pemeriksaan/observasi, buku KIA&#13;
dan memberikan KIE yang dilakukan secara langsung mulai dari kehamilan TM III&#13;
sampai KB.&#13;
&#13;
Hasil study kasus, didapatkan pada masa kehamilan berjalan fisiologis&#13;
namun ibu mengalami nyeri punggung, menganjurkan ibu melakukan senam hamil&#13;
birthball, mendampingi ibu melakukan teknik rebozo. Persalinan normal tanpa&#13;
penyulit. Nifas dalam keadaan normal, menganjurkan ibu cebok dengan air rebusan&#13;
daun binahong pada pagi dan sore dan selalu menjaga kebersihan daerah genetalia&#13;
guna mempercepat proses penyembuhan luka perineum. BBL usia 3 hari tampak&#13;
bintik-bintik merah pada pipi, menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan&#13;
lingkungan sekitar dan pakaian bayi, memberikan pelembab khusus wajah bayi&#13;
guna meredakan kemerahan. Ibu menggunakan KB alami dengan menggunakan&#13;
kondom.&#13;
&#13;
Studi kasus ini diharapkan dapat memberikan inovasi kepada bidan. Peneliti&#13;
berharap dan menyarankan agar bidan tetap melakukan asuhan secara komprehensif&#13;
agar pada periode kehamilan, persalinan, nifas dan KB dapat berjalan fisiologis dan&#13;
bayi mendapatkan ASI eksklusif. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5241">
                <text>RIZKYLA DWI ALVIONITA)&#13;
NIM : 201503016&#13;
Prodi Diploma Kebidanan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5242">
                <text>Stikes Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5243">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1307" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5232">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN PADA SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA PASCA STROKE DENGAN MASALAH MANAJEMEN KESEHATAN KELUARGA&#13;
TIDAK EFEKTIF&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5233">
                <text>Pasca Stroke, Asuhan keperawatan keluarga, Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5234">
                <text>Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif pada pasien pasca stroke dapat dilihat dari perilaku keluarga yang kurang menunjukkan perilaku adaptif terhadap perubahan lingkungan dan kurangnya pemahaman tentang perawatan pada pasien pasca stroke. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan keluarga dengan masalah manajemen kesehatan keluarga tidak efektif pada keluarga pasca stroke. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang berfokus pada masalah manajemen kesehatan keluarga tidak efektif yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan disajikan berupa teks narasi dan tabel. Penelitian dilakukan di Desa Grogol dalam 6 kali kunjungan selama 2 minggu dengan kriteria partisipan berjumlah 2 keluarga yang salah satu anggota keluarganya menderita stroke selama 3-18 bulan. Data dikumpulkan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi (WOD). Uji keabsahan dilakukan dengan memperpanjang waktu penelitian, menggali informasi, dan hasil penelitian dapat dibuktikan kebenarannya. Hasil penelitian didapatkan pada keluarga 1 dan 2 masalah manajemen kesehatan keluarga tidak efektif teratasi, perubahan peningkatan manajemen kesehatan keluarga 1 tercapai pada kunjungan kelima dan keluarga 2 tercapai pada kunjungan keenam. Diharapkan pelayanan kesehatan dapat mengoptimalkan pendidikan kesehatan pada keluarga dan klien pasca stroke, serta keluarga supaya bisa tetap melaksanakan perawatan mandiri di rumah secara rutin agar menjadi perilaku hidup sehat yang permanen.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5235">
                <text>Ismail Maulana Miftakhul Huda &#13;
202202020&#13;
Prodi Diploma Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5236">
                <text>Stikes Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5237">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1306" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="3">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="3">
                  <text>Skripsi</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5226">
                <text>HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP STATUS&#13;
GIZI BALITA DI POSYANDU BALITA DUSUN&#13;
PULO WETAN KECAMATAN JOMBANG&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5227">
                <text>Pola asuh Orang Tua, Status Gizi , Balita </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5228">
                <text>Pendahuluhan: Masalah gizi sampai saat ini belum teratasi, dan Indonesia&#13;
sendiri masih dihadapkan pada berbagai masalah gizi. Perkembangannya dapat&#13;
ditentukan dari makanan yang mereka konsumsi akan berdampak terhadap&#13;
terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik,&#13;
gangguan metabolisme tubuh, dan imunitas tubuh menurun. Tujuan Penelitian&#13;
adalah untuk mengetahui  hubungan pola asuh orang tua tehadap status gizi&#13;
balita dusun pulo wetan kecamatan Jombang.Metode: Desaian penelitian&#13;
menggunakan Analitik Korelasional dengan pendekatan Cross&#13;
Sectional.Populasi penelitian ini adalah 34 balita. Sampel penelitian ini adalah&#13;
31 balita yang diambil dengan menggunakan Teknik Sampling Probability&#13;
Sampling dengan pendekatan purposive Sampling.Variabel independen adalah&#13;
pola asuh orang tua dan variabel dependen status gizi balita.Pengumupulan data&#13;
menggunakan kuesioner dan observasi.Hasil:Hasil Penelitian ini menunjukan&#13;
sebagian besar responden (61,3%) pola asuh orang tua permisif dan untuk status&#13;
gizi pada balita menunjukan hampir sebagian besar (48,4%) status gizi&#13;
normal.Hasil untuk sperman rank didapatkan nilai p value &lt;0,05 yang&#13;
menunjukan adanya hubungan pola asuh orang tua dengan status gizi balita&#13;
dusun pulo wetan kecamatan Jombang. Analisa: Uji statistik menggunakan uji&#13;
Sperman Rank. Pembahasan:Dengan penelitian ini diharapkan pola asuh orang&#13;
tua sangat penting mengenai status gizi yang dibutuhkan balita sesuai dengan&#13;
kebutuhan balita tersebut. </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5229">
                <text>EDO ROY PERDANA&#13;
NIM. 191401016 &#13;
Prodi Sarjana Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5230">
                <text>Stikes Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5231">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1305" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="3">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="3">
                  <text>Skripsi</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5220">
                <text>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA PASIEN HIPERTENSI DENGAN KEPATUHAN DIET DI DPP dr. FITRIYAH MEGALUH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5221">
                <text>Dukungan keluarga,Diet Hipertensi,Kepatuhan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5222">
                <text>Pasien hipertensii yang meningkat akan mengalamikekambuhan serta menjalani perawatan di rumahsakit yang menunjukan bahwah masih kurangnya mengatur pola makan dengan diet hipertensi membantu menurunkan tekanan darah serta peran di dalam keluarga juga harus dilibatkan dalam mengatur pola hidup dan pola makan karena untuk menghindari dan membatasi makanan yang bisa meningkatkan tekanan darah untuk permasalahannya kurangnya kepatuhan diet hipertensi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dukungan keluarga penderita hipertensi, mengidentifikasi kepatuhan diit, menganalisis hubungan dukungankeluarga pasien hipertensi dengan kepatuhan diet. Desain penelitian ini adalah Kuantitatif menggunakan Total  Sampling populasinya Semua pasien prb dan prolanis hipertensi samplenya sejumlah 30 responden . Variabel independent dukungan keluarga dan dependent kepatuhan diet hipertensi . Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan diet dan uji statistik menggunakan rank spearman. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar besar (50%)  responden mendapatkan dukungan keluarga yang baik sejumlah 15 orang. hampir dari setengahnya (50%) responden kepatuhan diet hipertensi pada lansia adalah patuh sejumlah 15 orang Uji rank spearman menunjukkan bahwa nilai signifikansi p = 0,000 &lt; a (0,05), sehingga H0 ditolak. Dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam menentukan kepatuhan diet hipertensi antara lain melakukan diit rendah garam, diet tinggi serat, mengkonsumsi buah buahan dan sayuran serta pola hidup sehat mengajak olahraga bersama,mengingatkan minum obat dengan teratur menemani dan mengingatkan untuk rutin dalam memeriksa tekanan darahi, semakin tinggi dukungan keluarga yang diberikan oleh keluarga maka akan semakin tinggi pula tingkat kepatuhan diit pasien dalam melakukan diit hipertensi. Penelitian ini dapat disimpulkann bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga pasien hipertensi dengan kepatuhan diet di dpp dr. Fitriyah Megaluh</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5223">
                <text>HANA PUSPITA SARI&#13;
NIM : 220811020&#13;
Prodi Sarjana Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5224">
                <text>Stikes Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5225">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1304" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="3">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="3">
                  <text>Skripsi</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5214">
                <text>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN&#13;
MENGKONSUMSI ARV PADA IBU HAMIL DENGAN&#13;
HIV DI KABUPATEN JOMBANG </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5215">
                <text>Dukungan keluarga, kepatuhuan, AR</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5216">
                <text>[bu haml dengaa HTV AIDS harus mengkonrumn ARV dalam perpalanan pengobatannya&#13;
ban yak yang meras bosan karena AR'' hrus dkonsums setap han selama seumur hudup&#13;
ARV juga memben dampak negatf sehgga banyak yang takut terpad komplkas, selan 1tu&#13;
ada beberapa fem ARV yang dapat menambah nafru makn ehngga bu haml merasa takut&#13;
pk aka mengalam obentas Tuyuan penehrtan um adalah untuk mengetahur hubungan antar&#13;
dukungan keluarga pada kepatuhan mengkonsums ARV pads bu haml dengan HIV Dear &#13;
penehtan mi menggunak.an anahtk korelatonal dengan pendekatan cross sectonal. Popular&#13;
dalam penehtan ebayak 30 orang Sampel yang dgunaka sebayak 30 rang yang&#13;
dam bl menggunakn teknk total samplg. Vanabel dependen adalah dukungan keluadga&#13;
dan vanabel dependen adalah kepatuban mengkonrumn ARV dengan pengamblan data&#13;
menggunakan kusoner, any statustk yang dgunakan adalah spearman rank. Hal dan&#13;
penehtan yang dlakukan pada bulaa Me hngga Jun ddapatk an bahwa ham pr seluruhnya&#13;
(76,7%) responden seumlah 23 responden kurang mendapatkan dukungan dan keluarga dan&#13;
ebagan bes (70%) respnden seyumlah 2l responden patuh mengkonsumt ARV Hal up&#13;
statistik didapatkan (p=0,303) &#13;
(a=0,05) yang berart tdak sgmfk an antara dulung an keluarga&#13;
dengan kepatuban mengkonrums ARV pada 1bu haml dengaa HTV A Kabupaten Jombang&#13;
Meslapun bu haml kuraag mendapatkan dukunga keluarga tentang kepatuha mengkonsums&#13;
ARV, tetap hasl penelrtan menunyukan bahw bu haml yang tergabung di DS &#13;
&lt; &#13;
ICC PLu &#13;
patuh mengkonsums ARV dikrenakn bu haml mendpatkan pengetahuan tentang pentagnya&#13;
mutin dalam mengkonsums ARV Hal &#13;
itu&#13;
pg yang membut bu menyadan bah wa&#13;
mengkonsums ARV gecaa rutn pentng untuk kesehatan bu mapun yarn </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5217">
                <text>IKA WAHYU OCTAVIANA &#13;
NIM. 191401030 &#13;
Prodi Sarjana Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5218">
                <text>Stikes Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5219">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1303" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="3">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="3">
                  <text>Skripsi</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5208">
                <text>HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN LANSIA DALAM&#13;
MELAKSANAKAN SENAM LANSIA DI POSYANDU MAWAR &#13;
DUSUN KEDUNDORO DESA KEDUNGOTOK &#13;
KECAMATAN TEMBELANG &#13;
KABUPATEN JOMBANG&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5209">
                <text>Dukungan Keluarga, Kepatuhan, Lansia&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5210">
                <text>Pendahuluan: Ketidakpatuhan lansia dalam melaksanakan senam lansia kemungkinan besar dipengaruhi&#13;
oleh kurangnya dukungan keluarga atau kurangnya perhatian kepada orang tua mereka Keluarga bisa&#13;
menjadi motivator kuat bagi lansia apabila keluarga selalu berusaha membantu mengatasi segala&#13;
permasalahan lansia Metode: Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan&#13;
kohort. Populasi pada penelitian ini adalah 50 responden, teknik Consecutive Sampling. Variabel&#13;
independen Dukungan Keluarga, Variabel dependen Kepatuhan Lansia dalaam Melaksanakan Senam&#13;
Lansia, instrumen penelitian lembar kuesioner. Uji statistik menggunakan Uji korelasi Spearman Rho.&#13;
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga kepada lansia sebagian besar 41 responden&#13;
(82,0%) mendapat dukungan keluarga dan Kepatuhan lansia (78,0%) sebesar 39 responden yang patuh.&#13;
Nilai p = 0,006 nilai Alpha = 0,05 dan nilai r = 0,381, artinya ada hubungan dan signifikan antara dukungan&#13;
keluarga dengan kepatuhan lansia dalam melaksanakan senam lansia di Posyandu Mawar Dusun&#13;
Kedungdoro Desa Kedungotok Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Analisis: pada penelitian ini&#13;
adalah untuk menganalisa hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan lansia dalam mengikuti&#13;
kegiatan senam lansia di posyandu mawar Dusun Kedungdoro Desa Kedungotok Kecataman Tembelang&#13;
Kabupaten Jombang. Putusan: Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ada hubungan&#13;
dukungan keluarga dengan kepatuhan lansia dalam mengikuti kegiatan senam lansia di posyandu. Hasil&#13;
penelitian ini dapat memotivasi lansia agar lebih patuh mengikuti kegiatan senam lansia Kepatuhan&#13;
terhadap lansia diperlukan untuk mendorong minat serta ketersediaan lansia mengikuti kegiatan&#13;
diposyandu lansia.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5211">
                <text>SABRINA LATIFATUL LAILY&#13;
191401052 &#13;
Prodi Sarjana Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5212">
                <text>Stikes Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5213">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
