<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<itemContainer xmlns="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5 http://omeka.org/schemas/omeka-xml/v5/omeka-xml-5-0.xsd" uri="https://repository.stikespemkabjombang.ac.id/items?output=omeka-xml&amp;page=72&amp;sort_field=Dublin+Core%2CTitle" accessDate="2026-10-31T05:30:06+00:00">
  <miscellaneousContainer>
    <pagination>
      <pageNumber>72</pageNumber>
      <perPage>10</perPage>
      <totalResults>1302</totalResults>
    </pagination>
  </miscellaneousContainer>
  <item itemId="1341" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5396">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA SALAH SATU ANGGOTA YANG MENDERITA DIABETES MELITUS</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5397">
                <text>Masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah merupakan salah satu tantangan utama dalam penatalaksanaan diabetes melitus. Ketidakstabilan ini dapat menyebabkan komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang jika tidak segera ditangani dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan asuhan keperawatan keluarga dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah pada salah satu anggota yang menderita diabetes melitus di desa Puton. Desain penelitian ini menggunakan studi kasus pada 2 keluarga yang memiliki salah satu anggota keluarga perempuan usia 45-70 tahun menderita diabetes melitus dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah 6 kali kunjungan selama 2 minggu. Penelitian dilakukan melalui pemberian edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya menjaga pola makan dan mengajarkan senam kaki diabetes. Hasil dari masalah keluarga 1 Tn. M sudah mengerti mengenai masalah kesehatan, Tn. M mengerti tentang bagaimana cara menjaga kadar gula darah melalui senam kaki diabetes. Setelah dilakukan implementasi keperawatan hasil kadar glukosa darah Ny. L menurun dari 318 mg/dl menjadi 196 mg/dl. Keluarga 2, Tn. S mengatakan sudah mengerti penyakit istrinya. Keluarga mengetahui masalah kesehatan yang ada pada keluarga, keluarga dapat mengambil keputusan untuk menangani penyakit Ny. S. Setelah dilakukan implementasi, kadar gula darah Ny. S mengalami penurunan dari 275 mg/dl menjadi 162 mg/dl. Hasil teratasi keluarga mampu berperan dalam memberikan perawatan untuk menjaga kadar gula darah, mampu melakukan diit yang dianjurkan dan dapat melakukan senam kaki diabetes dengan benar. Kedua keluarga klien memiliki perbedaan dalam mendukung perawatan hal ini dikarenakan kurangnya motivasi dan dukungan dari keluarga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Diabetes Melitus, Ketidakstabilan Kadar Gula Darah</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5398">
                <text>NADIA YULVANI ALIVIANTY&#13;
222402006&#13;
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5399">
                <text>SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PEMKAB JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5400">
                <text>2025</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1187" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4632">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN MASALAH MANAJEME KESEHATAN TIDAK EFEKTIF PADA BALITA GIZI KURANG DI DESA PUTON</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4633">
                <text>Gizi kurang merupakan salah satu penyakit gizi yang masih menjadi masalah di masyarakat. Masalah gizi pada anak balita dapat memberi dampak terhadap kualitas tumbuh kembang anak. Tujuan penelitian ini untuk melakukan asuhan keperawatan keluarga dengan masalah manajemen kesehatan tidak efektif pada balita gizi kurang. Penelitian ini menggunakan studi kasus yang dilakukan pada 2 pasien dengan masalah manajemen kesehatan tidak efektif pada balita gizi kurang dilakukan selama 2 minggu pada tanggal 14-19 April 2023, dengan balita yang berusia 3- 5 tahun. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik secara langsung kepada keluarga 1 dan 2. Hasil yang didapatkan pada keluarga 1 dan keluarga 2 yaitu masalah manajemen kesehatan tidak efektif pada balita gizi kurang teratasi sebagian, yang ditandai dengan keluarga dalam proses meningkatkan status gizi balita, keluarga dapat merawat anggota keluarga yang sakit, Keluarga mampu menerapkan program perawatan, Keluarga mampu melakukan tindakan untuk mengurangi resiko, keluarga mendapatkan informasi kesehatan yg luas dan rutin mengunjungi posyandu. Masalah management kesehatan tidak efektif pada balita gizi kurang telah di berikan intervensi keperawatan pada keluarga 1 dan 2 yang diharapkan keluarga bisa menerapkan intervensi yang sudah di ajarkan dalam meningkatkan status gizi balita dan selalu aktif dalam kegiatan posyandu agar masalah gizi kurang bisa teratasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci: Gizi kurang, Asuhan Keperawatan Keluarga, Manajemen kesehatan tidak efektif</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4634">
                <text>ELSA MARTHALIANA ALVIZA&#13;
202202008&#13;
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4635">
                <text>SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PEMKAB JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4636">
                <text>2023</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1337" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5376">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN MASALAH MANAJEMEN KESEHATAN KELUARGA TIDAK EFEKTIF PADA ANGGOTA KELUARGA DENGAN DIABETES MELLITUS</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5377">
                <text>Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit yang memiliki prevalensi setiap tahun terdapat peningkatan. Sehingga perlu adanya pengendalian kadar gula darah utuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu masalah yang dapat muncul dalam pengendalian kadar glukosa yaitu masalah manajemen kesehatan keluarga tidak efektif. Peran anggota keluarga berpengaruh dalam memberikan dukungan, melakukan pemantauan, serta membantu pengambilan keputusan terkait perawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dengan masalah ketidakefektifan pola perawatan anggota keluarga yang sakit dengan masalah manajemen kesehatan keluarga tidak efektif di Desa Puton. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada 2 keluarga yang satu anggota keluarganya menderita diabetes mellitus dengan masalah keperawatan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif dengan 6 kali kunjungan selama 2 minggu selama 30-60 menit. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan uji triangulasi pada keluarga, pasien serta petugas kesehatan. Sebelum dilakukan intervensi kedua penderita belum mampu mengatur pola makan dan sering tidak meminum obat secara teratur. Keluarga dari kedua pasien juga mengungkapkan kesulitan dalam merawat anggota keluarganya karena kurangnya pemahaman terhadap penyakit diabetes mellitus. Kemudian, setelah dilakukan intervensi, keluarga 1 dapat mematuhi diet diabetes dan teratur meminum obat dengan terjadi penurunan gula darah secara signifikan dari 375 mg/dL menjadi 175 mg/dL. Dan pada keluarga 2 menunjukkan sikap yang lebih kooperatif terhadap proses pengobatan setelah keluarganya mendapatkan edukasi dengan dibuktikan gula darah 416 mg/dL menjadi 189 mg/dL. Berdasarkan data tersebut dapat dibuktikan bahwa masalah keperawatan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif pada keluarga 1 dan 2 teratasi dengan melaksanakan 5 pilar (edukasi,pengaturan diit, olahraga, pemantauan kadar gula darah, meminum obat secara teratur) dapat mencegah terjadinya komplikasi pada penderita diabetes mellitus. Namun, penderita 1 masih makan diluar jam jadwal yang ditentukan yang dapat menimbulkan tingginya kadar gula darah, keluarga diharapkan lebih intens dalam memperhatikan diet penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Kunci : Asuhan Keperawatan Keluarga, Diabetes Mellitus, Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5378">
                <text>AQILATUN NAFISAH &#13;
222402010 &#13;
PROGRAM STUDI D III KEPERAWATAN&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5379">
                <text> SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PEMKAB JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5380">
                <text>2025</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1121" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4394">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN MASALAH MANAJEMEN KESEHATAN KELUARGA TIDAKEFEKTIF PADA PENDERITA ASMA</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4395">
                <text>Ketidakefektifan manjemen kesehatan keluarga adalah kurang puasnya keluarga menangani anggota keluarga yang sakit terutama keluarga yang menderita asma dengan masalah manajemen kesehatan keluarga tidak efektif. Metode ini menggunakan metode studi kasus meliputi, pengkajian, diagnose keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukakan di Puskesmas Jogoloyo Sumobito Jombang. Selama 6 kali kunjungan dalam waktu 2 minggu. Dengan kriteria partisipan berjumlah 2 keluarga dengan pasien menderita asma lebih dari 3 tahun. Hasil dari penelitian adalah terjadinya peningkatan manajemen kesehatan keluarga dibuktikan dengan perubahan gaya hidup dan terjadi penurunan kekambuhan asma. Partisipan 1 mengatakan sudah tidak sering kambuh lagi asmanya. Begitu juga dengan partispian 2 juga mengatakan sudah tidak sering kambuh lagi asmanya. Dan didapatkan data subjektif yaitu kedua keluarga mengenal masalah kesehatan dan mampu merawat anggota yang sakit dengan sering control ke fasilitas kesehatan dan bila keluar rumah memakai masker. Kesimpulan penelitian Hasil dari penelitian yaitu penatalaksanaan manajemen kesehatan keluarga dengan menganjurkan keluarga sering mebersihkan rumah setiap hari dan juga harus sering kontrol ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan agar penyakitnya tidak memberat dan keluarga dapat merawat kanggota keluarga dengan efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Kunci : Asma, Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif, asuhan keperawatan keluarg</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4396">
                <text>Ryan Ardiantoro&#13;
182002031&#13;
Prodi D-III Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4397">
                <text> Stikes Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4398">
                <text>2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1321" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5296">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN PADA ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI SKIZOFRENIA DIDESA PUTON DIWEK JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5297">
                <text>Gangguan kesehatan jiwa adalah gangguan jiwa atau perilaku yang terjadi pada manusia dan biasanya berhubungan dengan gangguan mood, kognitif, presepsi dan perilaku. Perilaku kekerasan adalah salah satu respon marah yang diekspresikan dengan melakukan ancaman, mencederai orang lain, dan atau merusak lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan keluarga pada klien yang mengalami perilaku kekerasan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pendekatan asuhan keperawatan pada 2 partisipan yang dilakukan pada tanggal 15 maret – 28 maret 2025. Penelitian ini dilakukan selama 2 minggu dengan 6 kali kunjungan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, obeservasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kekerasan berkaitan erat dengan ketidakmampuan keluarga dalam memberikan perawatan yang efektif. Pada keluarga pertama, klien menunjukan peningkatan dalam mengontrol emosi dan kepatuhan minum obat. Sebaliknya, klien dari keluarga ke dua belum menunjukkan perubahan yang berati dikarnakan anggota keluarga dua pada saat demonstrasi dan penjelasan tidak berada di rumah. Masalah perilaku kekerasan teratasi sebagian, hal ini bisa disebabkan karna kurangnya dukungan keluarga pada klien. Disarankan keluarga mampu memberikan dukungan dan waktunya untuk mengawasi kerutinan klien minum obat dan pada saat klien melakukan relaksasi tarik napas dalam dan pukul bantal. Disarankan untuk petugas kesehatan agar rutin untuk melakukan kunjungan rumah ke klien-klien dengan gangguan kejiwaan. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengesplorasi intervensi lain guna memperluas kontribusi dalam pelayanan keperawatan jiwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Kunci : Perilaku Kekerasan, Asuhan Keperawatan Keluarga</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5298">
                <text>AVRIL FARADITA&#13;
222402001&#13;
PRODI D-III KEPERAWATAN</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5299">
                <text>SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PEMKAB JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="5300">
                <text>2025</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1017" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4101">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN PENURUNAN KOPING KELUARGA PADA SALAH SATU ANGGOTA MENDERITA DIABETES MELITUS DI DESA MENTAOS</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4102">
                <text>Penurunan koping keluarga yang terjadi pada penderita diabetes melitus disebabkan karena ketidakpatuhan dalam melakukan program perawatan dan pengobatan. Penurunan koping keluarga merupakan ketidakefektifan dukungan dan motivasi orang terdekat yang dibutuhkan klien dalam mengatasi masalah kesehatannya. Dampak yang dapat terjadi yaitu kesehatan menjadi memburuk dan timbul komplikasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan asuhan keperawatan keluarga pada penderita diabetes melitus dengan masalah penurunan koping keluarga. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang berfokus pada masalah keperawatan penurunan koping keluarga pada penderita diabetes melitus yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Blimbing selama 6 kali kunjungan pada tanggal 12 Mei-18 Mei 2021. Dengan kriteria partisipan berjumlah 2 keluarga pada salah satu anggota keluarga menderita diabetes melitus dengan masalah penurunan koping keluarga, berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan dengan usia 45-60 tahun. Hasil dari penelitian ini adalah masalah keperawatan penurunan koping keluarga sudah teratasi, ditandai dengan menurunnya kekhawatiran klien tentang respon keluarga pada masalah kesehatannya yaitu Diabetes Mellitus. Keluarga klien 1 dan 2 menyatakan, sudah tau dan paham tentang upaya mengatasi masalah klien yaitu dengan memotivasi agar klien rutin periksa ke puskesmas dan menerapkan diet 3J. Kesimpulannya masalah penurunan koping keluarga sudah teratasi oleh klien 1 dan 2 yang menderita Diabetes Mellitus. Diharapkan keluarga klien mampu memotivasi klien dengan olahraga senam kaki untuk mencegah DM di pagi hari, melakukan program diet 3J (tepat jenis, tempat jumlah, tempat jadwal) dan melakukan pengobatan secara rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Kunci: Penurunan Koping Keluarga, Diabetes Mellitus, Asuhan Keperawatan Keluarga.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4103">
                <text>ACHMAD EFENDI SETYONUGROHO&#13;
182002001&#13;
PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4104">
                <text>SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PEMKAB JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4105">
                <text>2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="375" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2622">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN SALAH SATU &#13;
ANGGOTA KELUARGA YANG MENDERITA GOUT ARTHRITIS &#13;
DENGAN MASALAH NYERI SENDI  DI WILAYAH KERJA &#13;
PUSKESMAS BAWANGAN&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2623">
                <text>Kata kunci : Gout Arthritis, nyeri sendi&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2624">
                <text>&lt;p style="text-align:justify;"&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify;"&gt;&lt;strong&gt;ABSTRAK&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Gout arthritis merupakan peradangan pada sendi akibat kelebihan purin. Penyakit ini sering ditemukan oleh banyak orang sekarang ini. Bahkan orang yang masih tergolong muda dan lansia juga sudah sering tertimpa penyakit ini. Jika hal ini terjadi disekitar tofi (timbunan kristal monosodium urat monohidrat disekitar sendi) yang sudah lama maka akan terjadi infeksi yang akan mengeluarkan banyak nanah, sehingga menyebabkan nyeri hebat, bertambah bengkak, kaku, bahkan kecacatan. Tujuan penulisan ini untuk memberikan asuhan keperawatan keluarga pada salah satu anggota keluarga yang menderita gout arthritis dengan masalah nyeri sendi.&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Metode yang digunakan yaitu studi kasus, yang dilakukan di Desa Kebonagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang selama 2 minggu 6 kali kunjungan, dengan kriteria subjek diantaranya Keluarga dengan anggota keluarga terdiagnosis gout arthritis tanpa komplikasi. Penyajian data dengan menggunakan narasi dan tabel dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi.&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Setelah dilakukan 6X kunjungan dengan memberikan tehnik distraksi relaksasi, kompres air hangat dan memberikan Health Education (HE) tentang gout arthritis, masalah nyeri sendi sudah teratasi.&lt;/p&gt;
&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Agar didapatkan hasil yang maksimal diharapkan nyeri bisa berkurang dengan melakukan tindakan mandiri oleh keluarga, diharapkan keluarga bisa melakukan tindakan distraksi relaksasi secara mandiri untuk menurunkan nyeri sendi.&lt;/p&gt;</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2625">
                <text>Wyas Hida Rahmatika&#13;
131502074&#13;
D-III Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2626">
                <text>STIKES Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2627">
                <text>2016</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="46">
            <name>Relation</name>
            <description>A related resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2628">
                <text>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Achjar, Komang Ayu Henny. 2012. &lt;em&gt;Aplikasi Praktis Asuhan Keperawatan.     Keluarga&lt;/em&gt;. Jakarta : Sagung Seto.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Almatsier, Sunita. 2007. &lt;em&gt;Penuntut Diet.&lt;/em&gt; Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Andarmoyo, sulistyo. 2013.&lt;em&gt; Konsep dan proses keperawatan nyeri.&lt;/em&gt; Jogjakarta: AR-Ruzz media.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Muhlisin, Abi. 2012 . &lt;em&gt;Keperawatan Keluarga&lt;/em&gt;. Yogyakarta : Gosyen Publishing.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Naga, Sholeh S. 2012. &lt;em&gt;Buku Panduan Lengkap Ilmu Penyakit Dalam. &lt;/em&gt;Jogjakarta : DIVA Press&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nurarif, Amin Huda dan Hardhi Kusuma. 2015. &lt;em&gt;Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis dan Nanda Nic-Noc. &lt;/em&gt;Yogyakarta: Mediaction Jogja.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nursalam. 2013. &lt;em&gt;Panduan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah&lt;/em&gt;. Jakarta: Salemba Medika.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nursalam. 2015. &lt;em&gt;Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta:&lt;/em&gt; Salemba Medika.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nursalam. 2015. Panduan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah: Studi Kasus Program Studi D-III Keperawatan. Jawa Timur: Asosiasi Institusi Pendidikan D-III Keperawatan Indonesia Regional.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ode, Sharif La. 2012. &lt;em&gt;Asuhan Keperawatan gerontik. &lt;/em&gt;Yogyakarta: Nuha Medika.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Padila. 2012. &lt;em&gt;Buku Ajar: Keperawatan Keluarga&lt;/em&gt;. Yogyakarta : Nuha Medika.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Soeparman. 1987. &lt;em&gt;Ilmu Penyakit Dalam. &lt;/em&gt;Jakarta : Balai Penerbit FKUI&lt;/li&gt;
&lt;/ol&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;/p&gt;</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="363" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2540">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA HIPERTENSI DENGAN  NYERI DI DESA PLOSO KECAMATAN PLOSO KABUPATEN JOMBANG</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2541">
                <text>Kata Kunci : keluarga, hipertensi, nyeri </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2542">
                <text>ABSTRAK&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
Pendahuluan: Penyakit hipertensi merupakan gejala peningkatan tekanan darah yang kemudian berpengaruh pada organ yang lain, seperti stroke untuk otak atau penyakit jantung koroner untuk pembuluh darah jantung dan otot jantung. Penderita hipertensi yang merasakan nyeri merasa tertekan atau menderita dan mencari upaya untuk menghilangkan nyeri. Tujuan penelitian ini melaksanakan Asuhan keperawatan keluarga pada salah satu anggota keluarga menderita Hipertensi dengan masalah nyeri, di Desa Ploso Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang&#13;
&#13;
Metode Penelitian:  ini yang digunakan adalah studi kasus,jumlah subyek penelitian 2 reposnden perempuan, responden 1 berusia 51 tahun dan responden 2 berusia 49 tahun dengan masalah keperawatan yang sama, masalah nyeri dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota yang sakit hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada respoden 1 masalah klien teratasi sedangkan respoden 2 masalah klien teratasi sebagian hal ini dikarenakan responden 1 dapat merawat anggotanya dari segi farmakologi maupun non farmakologi, sedangkan respoden 2 belum dapat. Pembahasan: Agar dapatkan hasil maksimal pada klien yang mengalami hipertensi disarankan klien dapat mencegah hipertensi, dengan mengatur pola diit dan pola hidup, menjalani pengobatan dengan dokter secara teratur serta dapat mencegah nyeri yang timbul pada penyakit hipertensi dengan melakukan teknik relaksasi yang telah diajatrkan oleh perawat.&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
Kata Kunci : keluarga, hipertensi, nyeri &#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
ABSTRACT&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
Introduction: Disease hypertension is blood pressure increase in symptoms that later effect on other organs, like the brain to stroke or coronary heart disease heart and the blood vessels to the heart muscle. The hypertension sufferers feel depressed or suffer pain and looking for an attempt to eliminate pain. The purpose of this research exercise the care of family nursing on one family member suffering from hypertension with the problem of pain, in the village of ploso the subdistrict Ploso Jombang Regency.&#13;
&#13;
Methods: of this research is a case study, the number of research subjects 2 reposnden women, respondents aged 51 years of 1 and 49-year-old 2 respondents with the same nursing problems, the problem of pain by the inability of families to take care of a sick member of the hypertension.&#13;
&#13;
The results showed that in client respoden 1 problem is resolved while respoden 2 issues the client is resolved in part this is because respondents 1 can take care of its members in terms of pharmacological and non pharmacological, whereas respoden is not yet 2.&#13;
&#13;
Discussion: In order to get the maximal result of the client experiencing hypertension recommended clients can prevent hypertension, by setting the pattern of set up  eating patterns and patterns of life, undergoing treatment with a doctor on a regular basis and can prevent the pain incurred on hypertension diseases by doing relaxation techniques that have been told by a nurse.&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
Keywords : family, hypertension, pain</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2543">
                <text>Ira Nurlita&#13;
131502049&#13;
DIII Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2544">
                <text>STIKES Pemkab Jombang</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2545">
                <text>2016</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="46">
            <name>Relation</name>
            <description>A related resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2546">
                <text>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Ardiansyah. 2012. &lt;em&gt;Medical Bedah Untuk Mahasiswa&lt;/em&gt;. Yogyakarta. Diva Press.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Cahyatin, 2009. Keluarga. &lt;a href="http://eprints.uny.ac.id/7846/3.%20Diakses%2020/05/2016"&gt;http://eprints.uny.ac.id/7846/3. Diakses 20/05/2016&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Dinkes Jombang. 2015. Data hipertensi di Jombang.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Friedman, M Marilyn, et al.2010. &lt;em&gt;Buku Ajar Keperawatan Keluarga : Riset, Teori, dan Praktik Ed 5.&lt;/em&gt; Jakarta : EGC.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Gunawan. 2006. H&lt;em&gt;ipertensi Tekanan Darah Tinggi. &lt;/em&gt;Yogyakarta. Kanisius.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Mubarak dan Chayatin, 2008. &lt;em&gt;Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia&lt;/em&gt;. Jakarta. EGC.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Muhammadun. 2010. &lt;em&gt;Hidup Bersama Hipertensi.&lt;/em&gt; Yogyakarta. In Books.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Muhlisin, Abi. 2012. &lt;em&gt;Keperawatan Keluarga. &lt;/em&gt;Yogyakarta : Gosyen Publishing.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Nursalam. 2015. &lt;em&gt;Panduan Penyusunan Studi Kasus Dalam Rangka Seminar Pembimbing Mahasiswa Diploma III. Jombang: STIKES PEMKAB Jombang.&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Prasetyo. 2010. &lt;em&gt;Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri. &lt;/em&gt;Jakarta. Graha Ilmu.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Santosa. 2014. &lt;em&gt;Sembuh Total Diabetes dan Hipertensi dengan Ramuan Herbal&lt;/em&gt;. Jakarta. Pinang Merah.&lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt; &lt;/li&gt;
&lt;li style="text-align:justify;"&gt;Suprajitno, 2004. &lt;em&gt;Tugas keluarga.&lt;/em&gt;&lt;a href="http://eprints.uny.ac.id/7846/3.%20Diakses%2020/05/2016"&gt;http://eprints.uny.ac.id/7846/3. Diakses 20/05/2016&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="1095" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4273">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA MENDERITA DIABETES MELITUS DENGAN MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4274">
                <text>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan: &lt;/strong&gt;Ketidakstabilan kadar glukosa darah merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam status kesehatan pada penderita diabetes melitus (DM) dampak dari ketidaktabilan kadar glukosa darahdapat memicu terjadinya gangguan perfusi tidak efektif,gangguan intergritas kulit atau jaringan ,dengan mempertahankan kestabilan kadar glukosa darah penderita Diabetes Mellitus (DM) dapat meningkatkan status kesehatannya, diperlukan peran keluarga dengan memberikan perhatian tentang cara mengontrol kadar glukosa darah,pola makan, koping stress, serta mengawasi waktu minum obat yang teratur. Tujuan  penelitian adalah memberikan asuhan keperawatan keluarga dengan salah satu Anggota keluarga menderita diabetes mellitus Dengan masalah ketidakstabilan Kadar glukosa darah.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Metode : &lt;/strong&gt;metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas blimbing gudo, Jombang dalam 6 kali kunjungan selama 2 minggu tanggal 15 Mei s/d 26 Mei 2021 dengan subyek 2 keluarga salah satu anggota menderita DM tipe 2, berusia antara 40-60 tahun dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Proses pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi. Uji keabsahan dengan memperpanjang waktu pengamatan, menggali sumber informasi data pengkajian dari tiga sumber data utama yaitu klien, keluarga dan tenaga kesehatan. Analisa data dengan pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data dan kesimpulan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hasil : &lt;/strong&gt;Hasil dari asuhan keperawatan ini  selama 6 kali kunjungan yang diberikan pada kedua keluarga adalah keluarga 1 teratasi dibuktikan dengan GDA menurun, mampu melakukan senam kaki sedangkan keluarga 2 masalah teratasi  dibuktikan dengan GDA menurun , mampu mendemonstrasikan olahraga senam secara rutin.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan :  &lt;/strong&gt;kesimpulan dari karya tulis ilmiah ini adalah Diharapkan keluarga memberi dukungan dan perawatan penderita DM melakukan senam kaki secara teratur dan melakukan program diet 3J (Tepat jenis, jumlah, jadwal), sehingga kadar gula darah terkontrol dan tidak menimbulkan komplikasi karena kurangnya dukungan dan perawatan yang dilakukan oleh keluarga.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kata kunci : &lt;/strong&gt;Diabetes Millitus, ketidakstabilan kadar glukosa darah, asuhan keperawatan keluarga&lt;/p&gt;</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4275">
                <text>INDAH AYU PURNAMASARI&#13;
182002016&#13;
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4276">
                <text>SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PEMKAB JOMBANG </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="4277">
                <text>2021</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
  <item itemId="350" public="1" featured="0">
    <collection collectionId="2">
      <elementSetContainer>
        <elementSet elementSetId="1">
          <name>Dublin Core</name>
          <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
          <elementContainer>
            <element elementId="50">
              <name>Title</name>
              <description>A name given to the resource</description>
              <elementTextContainer>
                <elementText elementTextId="2">
                  <text>Karya Tulis Ilmiah</text>
                </elementText>
              </elementTextContainer>
            </element>
          </elementContainer>
        </elementSet>
      </elementSetContainer>
    </collection>
    <elementSetContainer>
      <elementSet elementSetId="1">
        <name>Dublin Core</name>
        <description>The Dublin Core metadata element set is common to all Omeka records, including items, files, and collections. For more information see, http://dublincore.org/documents/dces/.</description>
        <elementContainer>
          <element elementId="50">
            <name>Title</name>
            <description>A name given to the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2449">
                <text>ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA MENDERITA HIPERTENSI DENGAN MASALAH DEFISIENSI PENGETAHUAN DI DESA LOSARI KECAMATAN PLOSO&#13;
&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="49">
            <name>Subject</name>
            <description>The topic of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2450">
                <text>Kata Kunci : Asuhan keperawatan, anggota keluarga dengan hipertensi, defisiensi pengetahuan.&#13;
&#13;
&#13;
</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="41">
            <name>Description</name>
            <description>An account of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2451">
                <text>Abstrak&#13;
&#13;
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang penderita hipertensi pada tahun 2014 mencapai 45.099 jiwa. Di Kecamatan Ploso penderita hipertensi mencapai 561 kasus, dan menduduki posisi ke 3 se Kabupaten Jombang. Oleh karena itu dibutuhkan peran keluarga untuk merawat anggota keluarga yang menderita hipertensi. Tetapi tidak semua anggota keluarga mengetahui cara merawat anggota keluarga yang menderita hipertensi, dan ditambah dengan minimnya informasi sehingga menyebabkan masalah defisiensi pengetahuan pada klien, oleh karena itu, tujuan dari studi kasus ini adalah memberikan asuhan keperawatan keluarga sehingga masalah tersebut teratasi.&#13;
&#13;
Karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus, yang dilakukan di Desa Losari Kecamatan Ploso selama 2 minggu pada tanggal 15 sampai 28 Juni 2016 dengan kriteria subjek diantaranya pasien hipertensi yang mengalami defisiensi pengetahuan, memiliki pendidikan terakhir SD, bukan tuna rungu atau tuna wicara dan bersedia menjadi responden.&#13;
&#13;
Hasil yang diperoleh setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga adalah kedua responden  mengenal masalah tersebut dan hasilnya responden pertama dapat menerima penjelasan lebih baik dibandingkan dengan keluarga kedua. Dibuktikan dengan responden pertama dapat menjawab 5 pertanyaan yang diajukan dengan tepat dibanding keluarga kedua hanya 4 pertanyaan, saat diminta mengulang setelah dilakukan penyuluhan.&#13;
&#13;
Agar tidak terjadi hipertensi berulang dan komplikasi hipertensi, maka sebagai keluarga harus mengenal mengenai hipertensi, penyebab, tanda gejala, cara mencegah, serta komplikasi dari hipertensi.&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
Kata Kunci : Asuhan keperawatan, anggota keluarga dengan hipertensi, defisiensi pengetahuan.&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
 Abstract &#13;
&#13;
               Based on data from Health Departement Jombang of patients with hypertension in 2014 reached 45.099 inhabitants. In Ploso hypertensive patients reached 561 cases, and occupy the position 3 in Jombang. Therefore it takes the role of the family to care for family members who suffer from hypertension. But not all family know how to care for family who suffer from hypertension, and coupled with the lack of information thus causing a problem of deficiency of knowledge on the client, therefore, the purpose of this case study is to provide family nursing care so that the problem is resolved.               Scientific paper uses a case study design, conducted in Losari Village, Ploso for 2 weeks at 15 to June 28, 2016 with the criteria of the subject among hypertensive patients who are deficient in knowledge, education past elementary school, not deaf or speech impaired and are willing respondent.               The results obtained after the family nursing care is both respondents recognize this issue and the results of first responders can receive a better explanation than the second family. Evidenced by first responders can answer 5 questions correctly compared to the second family just 4 questions, when asked to repeat after counseling.               To avoid repeated hypertension and complications of hypertension, then as the family should know about hypertension, causes, signs symptoms, how to prevent, as well as the complications of hypertension.&#13;
&#13;
 &#13;
&#13;
Keywords: Family nursing care with hypertension, deficiency of knowledge.</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="39">
            <name>Creator</name>
            <description>An entity primarily responsible for making the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2452">
                <text>Desy Putri Andreani &#13;
131502008&#13;
DIII Keperawatan</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="45">
            <name>Publisher</name>
            <description>An entity responsible for making the resource available</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2453">
                <text>STIKES Pemkab Jombang </text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="40">
            <name>Date</name>
            <description>A point or period of time associated with an event in the lifecycle of the resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2454">
                <text>2016</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
          <element elementId="46">
            <name>Relation</name>
            <description>A related resource</description>
            <elementTextContainer>
              <elementText elementTextId="2455">
                <text>DAFTAR PUSTAKA &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Achjar, Komang A.H. 2012. Asuhan Keperawatan Keluarga : Bagi Mahasiswa Keperawatan dan praktisi Perawat Perkesmas. Jakarta : Sagung Seto&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Andarmoyo, Sulityo. 2012. Keperawatan Keluarga : Konsep Teori,Proses dan Praktik Keperawatan. Yogyakarta : Graha Ilmu.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Ardiansyah, M. 2012. Medikal Bedah Untuk Mahasiswa. Yogyakarta : DIVA Press.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Budiman &amp;amp; Riyanto, Agus. 2013. Kapita Selekta Kuisioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Moore, Mary Courtney. 2012. Buku Pedoman Terapi Diet dan Nutrisi. Jakarta : Hipokrates.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Muttaqin, Arif. 2009. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler dan Hematologi. Jakarta : Salemba Medika.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;NANDA. 2013. Diagnosa Keperawatan Definisi dan Klasifikasi. Jakarta : EGC.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nurarif, Amin &amp;amp; Kusuma, Hardhi. 2013. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosis Medis dan NANDA Jilid I. Jakarta : Mediaction.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nurarif, Amin &amp;amp; Kusuma, Hardhi. 2013. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis &amp;amp; NANDA (North American Nursing Diagnosa Association)  NIC NOC.Jakarta : EGC.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Nursalam. 2015. Panduan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah : Studi Kasus Program Studi D-III Keperawatan. Jakarta :  Salemba Medika.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;O’Callaghan, C.A. 2007. At a Glance Sistem Ginjal The Renal System at a Glance. Surabaya : Erlangga.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sasongko, Rahadyan. 2009. Petunjuk Modern Kesehatan Keluarga. Yogyakarta : Panji Pustaka.  &lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Sudarta, I Wayan. 2013. Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Cardiovaskuler. Yogyakarta : Pustaka Baru.&lt;/li&gt;
&lt;li&gt;Wijaya, Andra. Yessie. 2013. Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta : Nuha Medika.&lt;/li&gt;
&lt;/ul&gt;</text>
              </elementText>
            </elementTextContainer>
          </element>
        </elementContainer>
      </elementSet>
    </elementSetContainer>
  </item>
</itemContainer>
